teh manis
hai apa kabar udah lama yah kita nggak bertemu dan bercerita bersama seperti sebelumnya, ngomong - ngomong apa kabar hati yang selalu deg - degan kalo udah dengerin nama dia lagi apakah ini yang dinamakan belum bisa move on.
sebenarnya sedang mencoba untuk bisa move on dari semua ini walaupun aku tau dia menelan ludahnya sendiri dengan berkata tidak akan melakukan itu lagi dengan alasan kapok sejujurnya aku sangat percaya kok dengan apa yang dia ucapkan, tapi apalah dayaku yang bukan siapa - siapanya dia. apa yang aku lakukan dengan niat membantu dan baik tapi malah aku yang disalahkan dan dituduh bahwa aku sudah melakukan hal yang jahat sekali kepada dia.
jujur, sedih sekali sih karena aku yang tau fakta yang sesungguhnya dan juga banyak dari orang - orang sekitar yang tau dengan kejadian ini lantas apakah ini semua adalah salahku, bahkan aku pun tidak memberi tahu kepada mereka semua bahkan mereka sendiri yang memaksaku untuk memberitahu tentang semua yang terjadi.
perjuanganku untuk melupakan dirimu itu sangat berat sekali tapi tidak dengan semua kenangan indah yang sudah kita lalui bersama dari dulu hingga sekarang memang cinta itu sangatlah rumit sekali dan bisa merusak tali persaudaraan kita, kini hanya usai sebuah cerita yang telah kita ukir berdua meninggalkan dirimu adalah hal terberat yang harus ku jalani,
aku memang kehilangan kamu yang sangat penting dalam hidupku tapi kau telah kehilangan aku yang selalu ada di saat kau butuh, bahkan disaat kau sakit pun aku yang selalu memperhatikanmu. apakah aku sejahat ini kepadamu, yang ada hanyalah sakit hati yang ada di dada ini.
aku mengatakan yang sebenarnya kepada semua teman yang lain dan mereka mempercayai apa yang aku ucapkan karena aku mengatakan fakta dan kenyataan yang sesungguhnya bukan sesuatu yang dibuat - buat. dan bukan tuduhan yang aku beritahu kepada yang lain.
mungkin itu adalah aib bagimu. tapi, apakah dirimu mengingkari janji itu dan sampai hari inipun aku tidak pernah mengingkari itu semua aku pun menuruti semua apa yang kamu ucapkan dan apa yang kau perintahkan untuk tidak melakukan ini dan itu.
dirimu sangat berarti besar dihatiku dan juga di matamu, aku tidak pernah lagi membawa namamu di semua media masa yang aku punya aku trauma dengan banyaknya komentar orang - orang dibelakang yang mencoba mendapatkan dirimu dan mengambil kesempatan dari semua ucapan yang aku tulis padahal belum tentu kebenarannya.
takan ada kata rindu didalam hatiku, taukah dirimu betapa rinduku merindukan hadirmu hujan turun mewakili hati terpa angin dambakan resahku namun kini pelangi datang menyinari hati yang kosong dan tidak ada apapun didalamnya.
aku bisa memegang janji itu tapi apakah kamu bisa memegang itu semua sakit hatiku kepadamu,
aku bukanlah orang jahat tapi dirimulah yang egois dan sombong.
Komentar