semua ada waktunya

 namun aku akan tetap disini menunggu alam semesta menerima dan angin membawakan jawabannya karena detak jantung dan nadiku akan selalu merindukanmu. memang pahit sekali rasanya untuk menerima sebuah kenyataan yang sebenarnya kita sendiri tidak ingin mendapatkan itu secara utuh.

kali ini situasi sangat berbeda dari sebelumnya mungkin rasa insecure itu ada akan tetapi kita harus melawan itu semua dan juga melangkah untuk mengapai cita - cita di masa depan,masing - masing masih jelas di telinga manisnya suara derap langkah kita yang datang dengan seirama meski waktu bisa menyembuhkan luka namun hati dan pikiranku tidak bisa untuk melupakan semua memori kenangan indah di waktu itu.

jujur sebenarnya aku nggak mau nyerita ini kemanapun tapi sekalinya cerita mungkin di blog aja kali yah, kalo dibilang perasaan sekarang ini kaya gimana jujur lagi campur aduk banget sih antara senang dan sedih tuh jadi satu mungkin gw akan menceritakan part yang senangnya dulu kali yah abis itu ke bagian yang sedihnya.

part yang menyenangkan belakangan terakhir ini ialah setidaknya dengan adanya kesibukan baru dan juga lingkungan yang baru aku bisa sedikit lebih move on dari masa lalu yang sangat sakit sekali, butuh waktu lama untukku agar bisa sembuh dari semua luka fitnah dan juga tuduhan yang sudah dia lemparkan kepadaku. aku hanya bisa bersabar saja dengan semua tuduhan yang dia lontarkan itu walaupun sebenarnya aku yang mengetahui fakta sebenarnya, betapa jahatnya dirimu kepadaku apa yang kurang dari diriku ini?

diriku yang selalu saja memprioritaskan dirimu dihidupku dan aku selalu mnegesampingkan diriku pada bagian terakhir, aku yang selalu setia disaat kau sedang membutuhkan bantuan meskipun kau tidak meminta tapi aku tau dengan ini semua, tetapi kenapa dirimu begitu jahat kepadaku.

bukankah kita kita sudah berjanji untuk tidak ada kemaksiatan yang dilakukan oleh kita berdua sebagai kaka dan adik.

aku pernah melihatnya tertidur pulas dipangkuanku di kamar atas nomber 92 kubang selatan.

aku pernah melewati derasnya hujan bersama dirimu

aku pernah ditenangkan olehmu disaat aku menangis

aku pernah melihatnya khawatir karenaku

aku pernah di perlakukan sangat baik olehnya dan selalu di utamakan dalam hidupnya

aku pernah menahannya agar tidak pergi karena aku takut kehilangan dirinya selamanya.

sampai semuanya USAI

beratnya aku ketika harus mencoba untuk melupakanmu di pikiranku sampai aku harus menggunakan segala cara dengan semua uang yang ku punya hanya untuk berharap dirimu bisa kembali lagi kepadaku.

kini hanya kenangan dan penyesalan ketika aku kehilangan dirimu untuk waktu yang lama entahlah semua ini sampai kapan akan berakhir, aku hancur dan aku terluka karena aku tidak bisa berhenti memikirkanmu, aku terus berlari dan berlari sampai aku menemukan pengganti sementara dirimu di hatiku walaupun dirimu tidak akan pernah ku lupakan dihatiku.

aku sangat menyayangimu selamanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

celengan rindu

FriendShip

tekanan