mengagas pendidikan islami
dewasa ini di tengah-tengah masyarakat sedang berlangsung berbagai krisis multidimentional dalam segala aspek kehidupan. kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, penindasan, ketidakadilan di segala bidang, kemerosotan moral, peningkatan tindak kriminal dan berbagai bentuk penyakit sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
akibat krisis ekonomi ini yang berkepanjangan, puluhan juta orang terpaksa hidup dalam kemiskinan dan belasan juta orang kehilangan pekerjaan. sementara, sekitar 4,5 juta anak harus putus sekolah. hidup semakin tidak mudah untuk dijalani, sekalipun untuk sekedar mncari sesuap nasi.bertambah berat seiring dengan kenikan harga - harga akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan.bagi mereka yang lemah iman-nya berbagai tindakan kejahatan pun banyak dilakukan oleh kebanyakan orang dari mereka. seperti mencuri, membunuh dll.
disisi lain sekalipun pemeintah baru telah terbentuk, tapi kestabilan politik belum juga terwujud. bahkan gejolak politik dibeberapa daerah malah terasa lebih meningkat. mengapa semua itu bisa terjadi ?
dalam keyakinan islam, berbagai krisis tadi merupakan fasad ( kerusakan ) yang ditimbulkan oleh karena tindakan manusia itu sendiri. ditegaskan oleh allah swt dalam al-quran surat ar-Rum ayat 41:
" telah nyata kerusakan didaratan dan dilautan oleh karena tangan-tangan manusia". ( QS Ar-Rum: 41 )
muhamad ali ashabuni dalam kitab Shafwatu al-Tafasir menyatakan bahwa yang dimaksud dengan bi ma kasabat aydinnas dalam surat itu adalah " oleh karena kemaksiatan-kemaksiatan dan dosa-dosa yang dilakukan manusia )
akibat krisis ekonomi ini yang berkepanjangan, puluhan juta orang terpaksa hidup dalam kemiskinan dan belasan juta orang kehilangan pekerjaan. sementara, sekitar 4,5 juta anak harus putus sekolah. hidup semakin tidak mudah untuk dijalani, sekalipun untuk sekedar mncari sesuap nasi.bertambah berat seiring dengan kenikan harga - harga akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan.bagi mereka yang lemah iman-nya berbagai tindakan kejahatan pun banyak dilakukan oleh kebanyakan orang dari mereka. seperti mencuri, membunuh dll.
disisi lain sekalipun pemeintah baru telah terbentuk, tapi kestabilan politik belum juga terwujud. bahkan gejolak politik dibeberapa daerah malah terasa lebih meningkat. mengapa semua itu bisa terjadi ?
dalam keyakinan islam, berbagai krisis tadi merupakan fasad ( kerusakan ) yang ditimbulkan oleh karena tindakan manusia itu sendiri. ditegaskan oleh allah swt dalam al-quran surat ar-Rum ayat 41:
" telah nyata kerusakan didaratan dan dilautan oleh karena tangan-tangan manusia". ( QS Ar-Rum: 41 )
muhamad ali ashabuni dalam kitab Shafwatu al-Tafasir menyatakan bahwa yang dimaksud dengan bi ma kasabat aydinnas dalam surat itu adalah " oleh karena kemaksiatan-kemaksiatan dan dosa-dosa yang dilakukan manusia )
Sistem Pendidikan yang ada saat ini, yang bersifat materialistik,
terbukti telah gagal melahirkan manusia shalih yang sekaligus muslih dan
menguasai IPTEK.
Terdapat kesan yang sangat kuat bahwa pengembangan ilmu-ilmu kehidupan (IPTEK) adalah suatu hal yang berada diwilayah bebas nilai, sehingga sama sekali tak tersentuh oleh standar nilai agama (Islam). Kalau ada hanyalah etik yang tidak bersandar pada nilai agama. Sementara, pembentukan karakter siswa yang merupakan bagian terpenting dari proses pendidikan agar tumbuh menjadi manusia yang shalih dan muslih tadi, justru kurang tergarap secara serius.
Oleh karena itu diperlukan reformasi bahkan revolusi di bidang pendidikan. Bukan hanya pada level institusi, bahkan hingga menyentuh sisi filosopi dan ideologi pendidikan.
adapun pentingnya menuntut ilmu didalam islam sangat-lah penting mengapa supaya agar seluruh umat manusia mejadi cerdas dan juga memiliki wawasan yang lebih dalam pengetahuan.
setiap manusia semestinya memahami hakikat hidup-nya di dunia. hakikat hidup manusia merupakan perumusan komprehensif dari ke-tiga pertanyaan mendasar :
- dari mana manusia berasal
- untuk apa kita hidup
- serta akan kemana manusia setelah mati ?
tapi tidak sedikit manusia yang tidak memahami, bahkan kehilangan arah hidup. padahal, memahami hakikat hidup bukan hal yang sukar. allah swt telah memberikan potensi pada diri manusia berupa daya pikir (akal) dan fitrah yang melekat pada manusia sejak dia diciptakan. dikaruniakan panca-indra sebagai salah satu unsur penting dalam proses berpikir.
pendidikan islam terlahir dari sebuah paradigma menurut kamus besar bahasa indonesia diartikan sebagai kerangka brfikir islam berupa pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia dan kehidupan dunia, sebelumnya dan kehidupan setelahnya serta kaitan ( hubungan ) antara kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya.
jadi pendidikan dalam pandangan islam harus merupakan upaya sadar dan terstruktur serta sistematis untuk mensukseskan misi penciptaan manusia sebagai abdullah dan khalifah dimuka bumi.
tujuan pendidikan adalah suatu kondisi yang menjadi target dari proses-proses pendidikan termasuk penyampaian ilmu pengtahuan yang dilakukan. tujuan pendidikan dalam islam adalah untuk membentuk manusia yang berkarakter, yakni :
- berkepribadian islam ( syaksiyah islamiyah )
- menguasai tsaqofah islam
- menguasai ilmu kehidupan ( sains teknologi dan keahlian ) yang memadai.
arti dari tujuan pendidikan dalam islam :
Terdapat kesan yang sangat kuat bahwa pengembangan ilmu-ilmu kehidupan (IPTEK) adalah suatu hal yang berada diwilayah bebas nilai, sehingga sama sekali tak tersentuh oleh standar nilai agama (Islam). Kalau ada hanyalah etik yang tidak bersandar pada nilai agama. Sementara, pembentukan karakter siswa yang merupakan bagian terpenting dari proses pendidikan agar tumbuh menjadi manusia yang shalih dan muslih tadi, justru kurang tergarap secara serius.
Oleh karena itu diperlukan reformasi bahkan revolusi di bidang pendidikan. Bukan hanya pada level institusi, bahkan hingga menyentuh sisi filosopi dan ideologi pendidikan.
adapun pentingnya menuntut ilmu didalam islam sangat-lah penting mengapa supaya agar seluruh umat manusia mejadi cerdas dan juga memiliki wawasan yang lebih dalam pengetahuan.
setiap manusia semestinya memahami hakikat hidup-nya di dunia. hakikat hidup manusia merupakan perumusan komprehensif dari ke-tiga pertanyaan mendasar :
- dari mana manusia berasal
- untuk apa kita hidup
- serta akan kemana manusia setelah mati ?
tapi tidak sedikit manusia yang tidak memahami, bahkan kehilangan arah hidup. padahal, memahami hakikat hidup bukan hal yang sukar. allah swt telah memberikan potensi pada diri manusia berupa daya pikir (akal) dan fitrah yang melekat pada manusia sejak dia diciptakan. dikaruniakan panca-indra sebagai salah satu unsur penting dalam proses berpikir.
pendidikan islam terlahir dari sebuah paradigma menurut kamus besar bahasa indonesia diartikan sebagai kerangka brfikir islam berupa pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia dan kehidupan dunia, sebelumnya dan kehidupan setelahnya serta kaitan ( hubungan ) antara kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya.
jadi pendidikan dalam pandangan islam harus merupakan upaya sadar dan terstruktur serta sistematis untuk mensukseskan misi penciptaan manusia sebagai abdullah dan khalifah dimuka bumi.
tujuan pendidikan adalah suatu kondisi yang menjadi target dari proses-proses pendidikan termasuk penyampaian ilmu pengtahuan yang dilakukan. tujuan pendidikan dalam islam adalah untuk membentuk manusia yang berkarakter, yakni :
- berkepribadian islam ( syaksiyah islamiyah )
- menguasai tsaqofah islam
- menguasai ilmu kehidupan ( sains teknologi dan keahlian ) yang memadai.
arti dari tujuan pendidikan dalam islam :
- tujuan yang pertama ini hakikatnya merupakan konsekuensi keimanan seorang muslim, yakni bahwa seorang muslim harus memegang identitas muslimnya yang tampak pada cara berpikir ( aqliyah ) dan cara bersikapnya ( nafsiyah ) yang senantiasa dilandaskan pada ajaran islam.
- menanamkan aqidah islam dngan metode yang menggugah akal, menggetarkan jiwa dan menyentuh perasaan.
- tujuan yang kedua ini juga sebenarnya merupakan konsekuensi lanjutan dari ke-islaman seseorang. ilmu dibagi menjadi dua kategori, yakni fardu a'in & fardu kifayah.
- fardu a'in = ilmu yang diwajibkan dipelajari oleh setiap muslim, misalnya menuntut ilmu tsaqofah islam, seperti pemikiran, ide dan hukum-hukum islam ( fiqh ), bahasa arab, sirah nabawiyah, al-quran, al-hadits dsb.
- fardu kifayah = ilmu yang wajib dipelajari salah satu atau sebagian saja dari umat islam. ilmu yang termasuk kedalam golongan ini adalah ilmu-ilmu kehidupan yang mencangkupi ilmu pengetahuan dan teknologi serta keahlian, misalnya, ilmu kimia, biologi, fisika, kedokteran, pertanian, teknik dan sebagainya.
Komentar