kisah haru detik-detik kematian nabi muhammad SAW

rasullulah SAW tidak pernah sakit semasa hidupnya kecuali penyakit panas dan penyakit demam dalam badannya maka suatu ketika rasullulah sedang sakit ini mulai dipapah oleh ali bin abi tholib dan temannya fadhol bin abbas R.A menuju ke dalam sebuah masjid dan rosulullah disana mulai mengumandangkan khutbah.

dan rosulullah SAW bersabda :"bahwa kalian akan selamat apabila kalian berpegang kepada dua hal yaitu al-quran dan hadist barang siapa yang mengikuti al-quran dan hadist dia akan masuk bersama denganku di syurganya allah SWT barang siapa yang mengikuti hadist barang siapa yang mengikuti sunahku maka dia akan bersama denganku di surganya allah SWT."

seluruh para sahabat rosulullah disana mengetahui bahwa ini adalah detik-detik kepergian rosulullah dan rosulullah pun bersabda."aku tidak ingin ketika aku dipanggil nanti masih ada orang-orang yang dahulu pernah aku dzolimi dan dia belum membalas perbuatanku dulu selama di dunia."

pada saat itu seluruh sahabat rosulullah disana tidak ada yang berani mengacungkan tangan karena mereka tahu bahwa rosulullah adalah seseorang yang sangat lembut pengasih dan penyayang. seluruh para sahabat disana terdiam dan mulai salah satu diantara mereka mencungkan tangannya dan berkata.

aku wahai rosul,aku wahai rosul yang pernah kau sakiti selama ini wahai rosul mungkin dulu kau tidak ingat bahwa dulu dalam perang badar wahai rosul kau pernah memukulku dengan tongkatpun kau pernah mencambukku mungkin kau merasakan hal yang demikian itu tidak sakit namun itu sangat membekas sekali kepadaku wahai rosul. dan maka pada hari ini aku ingin membalas perbuatanmu dulu supaya aku bisa memukulmu dan mencambukmu."

seluruh para sahabat rosulullah disana mulai kaget mendengarkan hal seperti itu dan mereka berkata"wahai ukasha. ukasha mengapa ngkau berani mengatakan seperti itu rosulullah sedang demam rosulullah sedang sakit para tetapi ngkau sangat berani mengucapkan seperti itu. kalau begitu pukul saja kami ?("kata abu bakar as'shidiq") . kalau begitu pukul saja kami ("kata umar dan seluruh para sahabat")

namun pada saat itu ukasha masih tetap dengan pendiriannya ingin memukul rosulullah.
dan rosulpun mulai menenangkan para sahabatnya dan berkata:"wahai sahabat-sahabatku duduklah tidak apa-apa biarkan ini memjadi qhisos bagiiku karena aku telah sengaja memukul ukasha pada waktu itu lalu pada saat itu rosulpun mengiya kan permintaan dari ukasha tersebut dan berkata:"tolong pukullah saya wahai ukasha"

lalu ukasha menjawab tidak cukup wahai rosul dulu ngkau memukulku dengan keadaan aku tidak menggunakan pakaian dan itu sangat membekas sekali dibahuku. maka aku ingin ngkau membuka pakaianmu supaya aku bisa memukul punggungmu dan supaya aku bisa memukul pundakmu."

seluruh para sahabat berkata:"dasar ukasha tidak tahu diri dasar ukasha orang yang tidak punya hati rosulullah dalam keadaan sakit seperti itu ngkau masih saja ingin membalaskan dendammu kepada rosulullah.
(ukasha adalah sahabat rosulullah yang meminta kepada rosul supaya dia tidak dihisab oleh allah namun rosul mengatakan itu dan mengiyakan itu")

dan rosulpun berkata :"aku telah membuka bajuku wahai ukasha silahkan bila ngkau ingin membalas perlakuaanku dulu terhadapmu wahai ukasha. ketika pada saat itu ketika ukasha ingin hendak memukul rosulullah dia sudah menaikan tombaknya dan namun apakah yang terjadi ukasha mulai melempar cambuk itu dan ukasha pun melempar tombak itu dan langsung memeluk rosulullah dan berkata:"tidak mungkin wahai rosul.tidak mungkin wahai rosul aku menyakitimu wahai rosul aku sangat mencintaimu tidak mungkin aku melakukan ini kepadamu wahai rosul aku melakukan ini karena aku ingin bersentuhan dengan kulitmu yang suci ini wahai rosul kulit bertemu dengan kulit.

pada saat itu rosul mulai pulang kerumahnya dan terbaring didalam pangkuannya aisyah. dan pada suatu ketika ada seseorang yang sedang mengetuk pintu rumah rosulullah dan dibukakan pintu tersebu oleh fatimah dan pemuda tersebut selagi bertanya :"bahwa aku ingin bertemu dengan ayahmu. lalu fatimahpun menjawab:" tidak bisa wahai pemuda ayahku sedang sakit." fatimah mulai menutup pintunya kembali dan rosulpun bertanya kepada fatimah dengan pandangan yang seakan-akan wajahnya ingin dikenangnya seumur hidupnya dan rosulpun berkata:"wahai fatimah sesungguhnya yang datang adalah malaikat mau. malaikat mau hendak ingin mengambil nyawaku paada hari ini.

lalu masuklah malaikat maut tersebut dan rosulpun bertanya kepada malaikat maut:" dimana malaikat jibril. aku sudah lama tidak melihat dia. lalu pada suatu ketika malaikat jibrilpun turun kemuka bumi dan hendak menjumpai rosulullah dan rosulpun bertanya kepada malaikat jibril:" malaikat jibril apa hakku apa yang akan aku dapatkan ?
lalu malaikat jibrilpun menjawab:"wahai kekasih allah ketahuilah bahwa para malaikat sudah menunggumu dipintu-pintu langit wahai rosul ketahuilah bahwa pintu surga terlah dibukakan untukmu wahai rosul.

dan rosulpun bertanya kembali:"lalu bagaimana dengan umatku.ketika aku pergi nanti bagaimana dengan umatku.
malaikat jibrilpun menjawab siapa yang mencintaimu dan siapa yang mengikuti sunnahmu akan beraada bersamamu disurga allah wajallah.

rosul pada saat itu mulai memanggil ali bin abi-tholib dan berbisik-bisik ditelinganya ali:"ali bin abi-tholib tolong sampaikan kepada seluruh umatku periharalah sholat dan prihalarah orang-orang miskin.
ketika pada saat itu nafas rosulullah mulai tersengal-sengal dan berkata:"UMATI UMATI UMATI"
rosulullah memikirkan keadaan kita keadaan umatnya sepeninggalan rosulullah apakah berada dijalan allah atau maksiat dijalan allah SWT. lalu pada saat itu malaikat izroil pun mulai menarik nyawa rosul perlahan-lahan dan mulai ditariknya dan berkata:"ya allah dahsyatnya sakaratu maut ini kalau begitu timpakan saja seluuh sakatarul maut seluruh umatku kepadaku ya allah aku tidak ngin merasakan hal yang sama

lalu seketika ketika pada saat itu malaikat jibril mulai memalingkan wajahnya dan rosulpun berkata kepada malaikat jibril".malaikat jibril tidak senangkah ngkau melihatku jijikah ngkau melihatku sampai-sampai kau memalingkan wajahnya seperti itu.

lalu malaikat jibrilpun menjawab wahai kekasih allah tidak adakah orang yang jijik melihat wajah kekasih allah yang sedang kesakitan  seperti ini aku tidak sanggup untuk melihatnya." lalu ketika pada saat itu rosulpun milai mengacungkan 1 telunjuknya dan berkata lailaha'ilallah sebanyak dua kali.

dan pada saat itu matanya terkejam di pangkuan aisyah seluruh masyarakat madinah pada saat itu sudah menangis tersedu-sedu.karena sepeninggalan rosulullah

umar bin khatab pun mendengar kabar tersebut dan berkata :"siapapun siantara kalian yang mengatakan rosulullah mati aku penggal lehernya dan siapapun yang mengatakan rosulullah wafat akan aku bunuh dia. rosulullah tidak wafat rosulullah hanya kembali kepada allah lalu setelah itu kembali lagi kepada kita rosulullah hanya seperti nabi musa saja.jangan sekali-kali kalian mengatakan rosulullah mati."

begitu kata umar. umar sangat terpukul sekali dengan kematian rosul sehingga pada saat itu abu bakarpun menenagkan umar dan berkata:"wahai umar. tidak begitu umar kalau kau menyembah rosulullah ketahuilah bahwa dia adalah seorang manusia biasa yang akhirnya bertemu kembali dengan allah. tetapi apabila ngkau menyembah allahketahuilah bahwa allah adalah maha abadi dan tidak pernah mati maka sembahlah allah swt.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

celengan rindu

FriendShip

tekanan